Menelan Pengorbanan
14.10.11
Kisah bermula ketika Penasehat Agung Zhao Dun dan anaknya, Jendral Zhao Shuo, bersaing secara politik dengan Jenderal Tu Angu. Tu yang sesak siasat itu membangun sebuah skenario busuk atas kematian Putra kerajaan yang dia racun, sembari mengarahkan kambing hitam ke hidung keluarga Zhao. Berdasar alasan itulah, keluarga besar Zhao beserta 300 anggota klannya ditumpas semua, tanpa sisa.
Tapi, hanya satu yang tersisa dari pembantaian berdarah itu, yaitu anak Zhao Shuo yang baru lahir bernama Zhao Wu. Sedangkan ibu sang jabang bayi, yaitu Putri Zhuang, juga tumpas pada akhirnya setelah proses persalinan dengan jalan membunuh dirinya sendiri. Sebelum mangkat, sang putri menitipkan oroknya yang masih merah kepada dokter pribadinya, Cheng Ying dan keponakan jauhnya Han Jue - yang notabene keponakan Tu.
Dari sinilah makna pengorbanan membutuhkan bayaran tidak mudah dan murahnya. Bayi yang merupakan keturunan terakhir keluarga Zhou menjadi buruan seluruh kerajaan. Apa daya seorang orok melawan kekuasaan yang menindas, dan tak kenal ampun? Dari sini pula, nurani mengambil perannya. Setelah Jenderal Tu memerintahkan seluruh gerbang kota ditutup, dan tidak ada yang diperbolehkan seorang pun keluar atau masuk kota. Ketegangan melanda semua penduduk kerajaan yang baru saja dan telah mempunyai bayi.
Source: Suara Merdeka CyberNews